Kamis, 03 Desember 2009

Mutiara Ilmu

Resep Obat

Penyembuh Dosa

Seorang Badui datang kepada seorang dokter,

Orang Badui itu bertanya, Apakah dokter punya resep obat untuk menyembuhkan penyakit dosa?”

Dokter menundukkan kepalanya sejenak sambil berpikir,

lalu menjawab: Dengarlah resep ini,jika kamu ingin mendapat penyembuhan dari Allah”.

Ambillah akar-akar kemelaratan dan jiwa kesabaran lalu campurkan (kadarnya sama) dengan rendah hati dan kekhusyukan. Tumbuklah semua dalam lumpang taubat dan basuhi dengan air mata,

lalu tempatkan dalam tempat rendah diri kepada Allah dan dimasak dengan api tawakkal kepada-Nya.

Setelah itu diaduk rata dengan sendok istighfar sehingga tampak taufik dan kehormatan diri.

Kemudian pindahkan ke mangkok cinta dan dinginkan dengan udara kasih sayang.

Selanjutnya, disaring dengan saringan kesusahan dan ditambah dengan hakikat iman serta campurkan dengan rasa takut kepada Allah.

Teruskan minum obat itu selama hidupmu dan hatimu akan sembuh dari segala keluhan dan akan hilang rasa sakit dosa

Efni Novita, M.Pkim(Guru Kimia Sma Plus Binabangsa)

Sumber: anonim

Lo tau ga sih???

Apa yang Membuat

Sejumlah Belalang

Bunuh Diri?

Di dalam dunia nyata, film klasik fiksi-sains seperti “Invasion of the Body Snatchers” (1956) dan “Alien” (1979) dapat benar-benar terjadi. Tubuh sejumlah belalang dikuasai oleh cacing-rambut (“Spinochordodes tellini”).

Cacing-cacing parasit itu membajak otak induk semang mereka dan dapat memaksa si induk semang untuk melakukan bunuh diri dengan menyemplung ke danau, kolam, atau berenang di kolam. Belalang-belalang itu tenggelam, tetapi cacing air tersebut menyelamatkan diri. Aksi sabotase mereka disebabkan oleh dorongan melakukan reproduksi sebagai cacing dewasa di air.

Tim ahli biologi asalal Perancis, yang mempelajari bagaimana cacing-rambut dapat menyelesaikan pekerjaan mereka pada indut semangnya, menemukan cacing-cacing itu melepaskan campuran protein ke sistem saraf pusat belalang. Enzim yang dikeluarkan cacing tersebut meniru protein belalang, mempengaruhi otak sedemikian rupa sehingga mengubah perilaku si belalang malang.

Cacing-rambut betina menaruh telurnya di sepanjang tepian kolam dan danau di mana belalang, jangkrik, dan antropoda lain terkontak dengan larva cacing-rambut. Larva lalu mencari jalan masuk ke dalam tubuh belalang dan memulai pertumbuhannya. Cacing-rambut dewasa tumbuh sampai mencapai panjang hampir satu yard (0,91 meter) dan akhirnya menguasai hampir seluruh tubuh induk semangnya)

Efni Novita, M.PKim

Sumber: Kompas